ASKEP GASTROENTERITIS PDF

LP GEA (GASTROENTERITIS AKUT) | Akkes Askep. Pae Gastroenteritis. Descripción: ESTE ES UN PROCEO DE ATENCION DE ENFERMERIA DE LA PATOLOGIA GASTROENTERITIS. askep gastroenteritis makalah gastroenteritis. Home · makalah gastroenteritis Acute Gastroenteritis. case study on acute Gastroenteritis.

Author: Nagal Akimi
Country: Liberia
Language: English (Spanish)
Genre: Travel
Published (Last): 17 October 2009
Pages: 394
PDF File Size: 7.59 Mb
ePub File Size: 20.23 Mb
ISBN: 699-5-47764-915-3
Downloads: 3435
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Goltikree

Askep Gastroenteritis Home Askep Gastroenteritis.

Askep Gastroenteritis gfdhdfhdfjdrFull description. Pathway Gastroenteritis Medical nursing. Klasifikasi Gastroenteritis Full description. Epidemiologi Gastroenteritis apidem gastro. Makalah Gastroenteritis gitFull description. Acute Gastroenteritis case study on acute Gastroenteritis. Gastroentritis adalah peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan atau tanpa disertai muntah Sowden,et all. Gastroenteritis adalah kondisis dengan karakteristik adanya muntah dan diare yang disebabkan oleh infeksi,alergi atau keracunan gwstroenteritis makanan Marlenan Mayers, Dari keempat pengertian diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa: Gastroentritis adalah peradangan yang terjadi pada lambung, usus besar, dan usus halus disebabkan oleh infeksi makanan yang mengandung bakteri atau virus askpe memberikan gejala diare dengan frekwensi lebih banyak dengan konsistensi encer dan kadang-kadang disertai dengan muntah-muntah.

Gastroenteritis dapat menyerang segala usia, karena ia disebabkan oleh mikroorganisme yang merupakan bagian dari flora yang menghuni tempat di seluruh permukaan bumi. Etiologi Penyebab dari diare akut antara lain: Pada bayi dan anak yang terpenting dan tersering ialah intoleransi laktosa. Gawtroenteritis mikroorganisme patogen ini menyebabkan infeksi pada gastroenteriti, memproduksi enterotoksin atau Cytotoksin dimana merusak sel-sel, atau melekat pada dinding usus pada Gastroenteritis akut.

Penularan Gastroenteritis biasa melalui fekal – oral dari satu penderita ke yang lainnya. Beberapa kasus ditemui penyebaran patogen dikarenakan makanan dan minuman yang terkontaminasi. Selain itu menimbulkan gangguan sekresi akibat toksin di dinding usus, sehingga sekresi air gastroenterutis elektrolit meningkat kemudian terjadi diare. Gangguan multilitas usus yang mengakibatkan hiperperistaltik dan hipoperistaltik.

Askep Gastroenteritis – PDF Free Download

Akibat dari diare itu sendiri adalah kehilangan air dan elektrolit Dehidrasi yang mengakibatkan gangguan asam basa Asidosis Metabolik dan HipokalemiaNgangguan gizi intake kurang, output berlebihhipoglikemia, dan gangguan sirkulasi darah. Dehidrasi merupakan komplikasi yang sering terjadi jika cairan yang dikeluarkan oleh tubuh melebihi cairan yang masuk, cairan yang keluar disertai elektrolit.

Tanda dan GejalA 1. Kuman Escherichia Gastroenferitis Lemah, berat badan sukar naik, pada bayi mulas yang menetap. Kuman Vibrio Konsistensi encer dan tanpa diketahui mules dalam waktu singkat terjadi, akan berubah menjadi cairan putih keruh tidak berbau busuk amis, yang bila diare akan berubah menjadi campurancampuran putih, mual dan kejang pada otot kaki.

  BENDICIONAL ROMANO PDF

Gastroenteritis Choleform Gejala utamanya diare dan muntah, diare yang terjadi tanpa mulas dan tidak mual, bentuk feses seperti yastroenteritis cucian beras dan sering mengakibatkan dehidrasi.

Gastroenteritis Desentrium Gejala yang timbul adalah toksik diare, kotoran mengandung darah dan lendir yang disebut sindroma desentri, jarang mengakibatkan dehidrasi dan tanda yang sangat jelas timbul 4 hari sekali yaitu febris, perut kembung, anoreksia, mual dan muntah. Intoleransi sekunder akibat kerusakan mukosa usus. Tingkat Derajat Dehidrasi Dari komplikasi Gastroentritis,tingkat dehidrasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut: Atau yang dikatakan dehidrasi bila: Berdasarkan golongan Gastroenteritis dibagi menjadi: Pada bayi dan anak-anak.

Bayi dan anak-anak dikatakan diare bila sudah lebih dari tiga kali perhari BAB, sedangkan neonatus dikatakan diare bila sudah lebih dari empat kali perhari BAB.

Pada orang dewasa dikatakan diare bila sudah lebih dari tujuh kali dalam 2 jam BAB. Diare cair akut Keluar tinja yang encer dan sering ada terlihat darah, yang berakhir kurang dari 14 hari. Diare dengan adanya darah dalam feces, frekuensi sering dan feces sedikit-sedikit. Diare yang berakhir dlm 14 hari atau lebih, dimulai dari diare akut atau disentri.

Pemeriksaan laboratorium yang meliputi: Pemberian cairan untuk mengganti cairan yang hilang. Memberikan bahan makanan yang mengandung kalori, protein, vitamin, mineral, dan makanan yang bersih. Monitor dan koreksi input dan output elektrolit. Pengkajian Pengkajian yang sistematis meliputi pengumpulan data, analisa data dan penentuan masalah. Pengumpulan data diperoleh dengan cara intervensi, observasi, psikal assessment.

Pengkajian data menurut Cyndi Smith Greenberg, adalah: Awalnya anak cengeng, gelisah, xskep tubuh meningkat, anoreksia kemudian timbul diare. Feces semakin cair,muntah,bila kehilangan banyak air dan gastroenterritis terjadi gejala dehidrasi, berat badan menurun. Riwayat kesehatan masa lalu. Riwayat penyakit yang diderita, riwayat pemberian imunisasi.

Pola tidur dan istirahat akan terganggu karena adanya distensi abdomen yang akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Keadaan umum tampak lemah, kesadran composmentis sampai koma, suhu tubuh tinggi, nadi cepat dan lemah, pernapasan agak cepat.

Turgor kulit kurang elastis. Pemeriksaan tingkat tumbuh kembang. Pada anak diare akan mengalami gangguan karena anak dehidrasi sehingga berat badan menurun. Pemeriksaan tinja, darah lengkap dan doodenum intubation yaitu untuk mengetahui penyebab secara kuantitatip dan kualitatif. Defisit volume cairan dan elektrolit kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan output cairan yang berlebihan. Gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual dan muntah.

Gangguan integritas kulit berhubungan dengan iritasi, frekwensi BAB yang b erlebihan. Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan distensi abdomen. Intervensi Defisit volume cairan dan elektrolit kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan output 1. Devisit cairan dan elektrolit teratasi riteria hasil: Gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan berhubungan dengan mual dan 2.

  BGF SZAKDOLGOZAT PDF

Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi teratasi riteria hasil: Gangguan integritas integritas kulit berhubungan dengan iritasi, iritasi, frekwensi BAB yang yang berlebihan. Gangguan integritas kulit teratasi riteria hasil: Pengetahuan keluarga meningkat Kriteria hasil: Mengukur infut dan output cairan balanc ccairan.

Mengkolaborasi dengan dokter dalam pemberian therafi cairan pemeriksaan lab elektrolit. Mengkolaborasi dengan tim gizi dalam pemberian cairan rendah sodium. Gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan berhubungan dengan mual dan muntah.

Mengkaji pola nutrisi klien dan perubahan yang terjadi. Menimbang berat badan klien. Mengkaji factor penyebab gangguan pemenuhan nutrisi. Melakukan pemerikasaan fisik abdomen palpasi,perkusi,dan auskultasi.

Memberikan diet dalam kondisi hangat dan porsi kecil tapi sering. Mengkolaborasi dengan tim gizi dalam penentuan diet klien. Mengganti popok anak jika basah.

Askep Gastroenteritis

Membersihkan bokong perlahan sabun non alcohol. Memberi salp seperti zinc oxsida bila terjadi iritasi pada kulit.

Mengobservasi bokong dan perineum dari infeksi. Mengkolaborasi dengan dokter dalam pemberian therafi antipungi sesuai indikasi. Mengkaji tingkat rasa nyeri. Mengtur posisi posisi yang nyaman bagi klien.

Memberi kompres hangat pada daerah abdomen. Mengkolaborasi dengan dokter dalam pemberian therafi analgetik sesuai indikasi. Mengkaji tingkat pendidikan keluarga klien. Mengkaji tingkat pengetahuan keluarga tentang proses penyakit klien. Meenjelaskan tentang proses penyakit klien dengan melalui penkes.

Memberikan kesempatan pada keluarga bila ada yang belum dimengertinya. Melibatkan keluarga dalam pemberian tindakan pada klien. Evaluasi 1 2 3 4 5 6 Volume cairan dan elektrolit kembali normal sesuai kebutuhan.

Kebutuhan nutrisi terpenuhi sesuai kebutuhan tubuh. Integritas kulit kembali normal. Cemas pada klien teratasi. Diare akut adalah diare yang terjadi secara mendadak dan berlangsung kurang dari 7 hari pada bayi dan anak yang sebelumnya sehat. Askaris, Trikuris, Trikuris, Strongiloideus,dan jamur: Karbohidrat intoleransi laktosalemak, atau protein Makanan: Diare sekresi, yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, k uman pathogen dan apatogen; hiperperistaltik usu halus akibat bahan kimia atau makanan, gangguan psikis, gangguan saraf, hawa dingin, alergi; dan defisiensi imun terutama IgA sekretorik.

Diare osmotic, yang dapat disebabkan oleh malabsorpsi makanan, kekurangan kalori protein KKPatau bayi berat badan lahir rendah dan bayi baru lahir.

Pada diare akan kekurangan air dehidrasigangguan keseimbangan asam basa asidosis metabolicyang secara klinis berupa pernapasan kussmaul, hipoglikemia, gangguan gizi, dan gangguan sirkulasi.

Anus dan sekitarnay lecet karena tinja menjadi asam.